Jumat, 08 Juni 2012

Hiruk Pikuk Euro 2012

By Robi Kurniawan

EURO 2012 sudah tiba, teredengar gaungannya di mana-mana. Sambutan dan antusiasme masyarakat khususnya Indonesia luar biasa sehingga dihelalah acara seremonial opening pembukaannya di berbagai stasiun TV swasta dengan mengundang kalangan politikus, artis, magician, ahli hipnosis bahkan paranormal pun ikut serta. Merekapun ditanya prediksinya tentang siapa yang akan menjadi pemenang.  Pada piala dunia yang lalau Dedy Carbuzer memberikan prediksinya dengan cara memasukkan hasil prediksinya yang telah disegel dalam kotak dan akan dibuka pada acara closing piala dunia. Begitu juga untuk piala euro 2012, Rommy Rafael melakukan aksi yang sama meskipun cara prediksinya berbeda. Masyarakatpun semakin penasaran dan harus menunggu hasilnya sampai pada acara seremonial closing. Ada sebagian mengatakan bahwa itu tidak prediksi yang benar lagi, kenapa harus menunggu acara closing segala, kenapa tidak sekarang aja diumumkan? ah itu permainan saja. Meskipun para pengacara, kepolisan dan hakim diundang untuk ikut menyaksikan tetap saja sebagian masyarakat tidak puas dan akhirnya taruhan pun terjadi di mana-mana. Dan bahkan efek dari taruhan itu banyak masyarakat mendatangi panormal dan dukun untuk menanyakan siapa pemenang euro 2012 kali ini. Ironisnya lagi binantangpun dijadikan referensi bahkan juru petunjuk yang dianggap mempunyai mistis dan bisa memprediksi. Duh..maniak sekali...

Selasa, 05 Juni 2012

Hati-Hati Pungli Pendaftaran Sekolah

Hand-Out : Robi Kurniawan

Musim pendaftaran sekolah telah tiba. Bahkan diberbagai sekolah sudah membuka jauh hari pendaftaran apalagi sekolah yang difavoritkan khususnya sekolah negeri sehingga orang tua pusing menyiapkan dana pendidikan anak-anaknya. Karena masih ada bahkan bejibun sekolah yang masih membebankan pungutan dan uang tetek bengek lainnya. Namun, tahukah Anda bahwa pungutan di sekolah tak diizinkan? Hal ini berlaku bagi sekolah negeri dan swasta yang menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Larangan memungut biaya ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 60 tahun 2011 yang ditetapkan Mendikbud M Nuh di Jakarta, 30 Desember 2011 lalu dan disahkan Menkum HAM Amir Syamsuddin pada 4 Januari 2012.

"Jadi larangannya ada 2, yaitu larangan pungutan biaya investasi dan larangan pungutan biaya operasional," sebagaimana yang dijelaskan Kepala Pusat Komunikasi Publik dan Humas Kemendikbud, Ibnu Hamad.

Senin, 04 Juni 2012

HARTA KEKAYAAN INDONESIA DI AS EMAS BATANGAN 57.150 ton


 by MUZAKIR

 INDONESIA MEMPUNYAI WARISAN HARTA DARI NENEK MOYANG KITA SEBANYAK 57.150 ton EMAS!!

Iseng2 saya googling gan... kemudian membaca topik apa hubungan antara Sukarno dan JF. Kennedy...... ternyata saya menemukan info apa yang dimaksud dengan DANA REVOLUSI.... Banyak pihak dulu mengaku-ngaku dapat mencairkan dana revolusi ini, banyak orang tertipu juga.

Benarkah ada dana revolusi itu??

NILAINYA FANTASTIS GAN,,,, 57.150 TON EMAS!!
ITU ADALAH HARTA WARISAN NENEK MOYANG KITA
HARTA YANG DIAMBIL VOC DARI PULUHAN KERAJAAN -KERAJAAN INDONESIA SELAMA MASA PENJAJAHAN BELANDA 350 TAHUN LAMANYA

HARTA TERSEBUT DIANGKUT VOC KE BELANDA , DIREBUT JERMAN KETIKA BELANDA KALAH PERANG DAN SEKARANG DIKUASAI AMERIKA KETIKA MEMENANGKAN PERANG DUNIA KE 2.

HEBATNYA BUNG KARNO BERHASIL MENGKALIM BAHWA HARTA TERSEBUT ADALAH MILIK RAKYAT INDONESIA!
HAL INI TERCANTUM DALAM GREEN HILTON AGREEMENT DI TAHUN 1963

Berikut kutipannya

"Considering this statement, which was written and signed in Novemver, 21th 1963 while the new certificate was valid in 1965 all the ownership, then the following total volumes were just obtained."
Itulah sepenggal kalimat yang menjadi berkah sekaligus kutukan bagi bangsa Indonesia hingga kini. Kalimat itu menjadi kalimat penting dalam perjanjian antara Presiden Amerika Serikat John F. Kennedy dengan Soekarno pada 1963.

Banyak pengamat Amerika melihat perjanjian yang kini dikenal dengan nama "The Green Hilton Agreement" itu sebagai sebuah kesalahan bangsa Amerika. Tetapi bagi Indonesia, itulah sebuah kemenangan besar yang diperjuangkan Bung Karno. Sebab volume batangan emas tertera dalam lembaran perjanjian itu terdiri dari 17 paket sebanyak 57.150 ton lebih emas murni.

GREEN HILTON AGREEMENT MENGAKUI BAHWA HARTA TERSEBUT ADALAH MILIK RAKYAT INDONESIA, NAMUN HANYA DAPAT DICAIRKAN OLEH ORANG YANG DIBERI KEPERCAYAAN OLEH SUKARNO...

Minggu, 03 Juni 2012

Mengajar dengan Hati


@Junaidi

SAYA berharap kolom ini bisa menjadi tip bagi guru atau praktisi pendidikan, tapi sesungguhnya juga bagi kita semua, bahwa komunikasi akan efektif kalau dilakukan dengan sepenuh hati.

Artinya, hatinya penuh dengan ketulusan dan kesungguhan. Pekerjaan apa pun yang tidak menyertakan hati akan terasa hambar. Hati ini di sini memiliki konotasi positif, hati yang bening sesuai dengan kodratnya. Bagi seorang guru, ketika datang ke sekolah setidaknya mesti memiliki tiga bekal primer. Pertama, mesti siap dengan materi yang akan diajarkan. Tanpa kesiapan dan penguasaan materi, apa yang hendak disampaikan kepada siswa? Ini juga berlaku bagi seorang dosen.

Terlebih ketika menghadapi siswa atau mahasiswa yang kritis, guru atau dosen yang miskin penguasaan materi pasti akan ketahuan dan menurunkan wibawanya di depan kelas. Guru atau dosen yang baik tak kalah rajin belajarnya ketimbang siswa atau mahasiswanya. Hanya saja cara belajarnya berbeda. Namun, prinsipnya, guru atau dosen yang berhenti belajar berarti dia juga harus berhenti mengajar.

Hubungan guru-murid jauh berbeda dari hubungan antara montir dan kendaraan rusak yang hendak diperbaiki. Sehebat-hebat dan semahal-mahal harga mobil mutakhir, tak akan mampu mengalahkan kepintaran montirnya sekalipun gajinya rendah karena mobil adalah benda mati, tidak tumbuh dan tidak berkembang. Namun, yang dihadapi seorang guru adalah anak-anak dengan potensi besar dan bakat berbeda-beda.

Sabtu, 02 Juni 2012

Pendidikan Yang Berarti Bukan Bersertifikasi

Oleh : Robi Kurniawan, MA
Saat ini para pendidik dituntut profesional dan untuk meningkatkan profesionalitas para pendidik tersebut dibutuhkan pelatihan, seminar, dan workshop yang bertema meningkatkan mutu pendidikan. Dan sebagai imbalan untuk guru yang profesional diberikan tunjangan tertentu apakah itu berupa adtional insentif atau sertifikasi. Uang sertifikasi akan diterima setelah memenuhi pemberkasan berupa portofolio bagi pendidik yang siap untuk tidak ikut PLPG selama 10 hari. Dan bagi pendidik yang tidak bisa mengikuti pemberkasan portofolio maka harus mengikuti ujian kompetensi awal (UKA) kemudian berlanjut ke Pusat latihan Profesi Guru (PLPG) dan mengikuti ujian kompetensi akhir. Tentu dengan program sertifikasi guru ini sangat disambut dengan bangga karena merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada guru meskipun sebagian orang mengatakan ini adalah proyek menguntungkan bagi pihak yang lain.

Jumat, 01 Juni 2012

SERTIFIKASI GURU ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN

By : Muzakir, SH

Bagi saya sertifikasi adalah bagian dari “profesionalisme” Guru, itu seharusnya.Dengan adanya sertifikasi saya jg merasa senang,tetapi bnyak sy jumpai di lapangan dana tunjangan profesi lebih banyak digunakan bukan untuk kemajuan profesi.Parahnya lagi dalam beberapa pertemuan ata perbincangan yg dibicarakan hanyalah tunjangan yg akan diterima,bukan bagaimana cara mencapai hasil belajar yg baik dari siswa-siswinya.

Moving klass
Disahkannya UU Nomor 20 tahun 2003 tentang guru dan dosen memunculkan harapan baru bagi kaum guru yang selalu berkubang dalam stigma gaji kecil dan pendapatan minim. Lagu Oemar Bakri karya Iwan Fals mungkin sudah menjadi cambuk bagi penguasa untuk merubah nasib para guru yang – meniru lirik Iwan Fals- “makan hati”.
Salah satu pasal dalam UU itu adalah dengan dianggapnya guru sebagai profesi, yang dalam artian jika guru sebagai profesi maka pendapatan yang dihasilkan pun selayaknya sesuai dengan kategori profesi dan tidak kategori amatir lagi.

Selasa, 29 Mei 2012

Bingkisan untuk Wali Kelas dan Kepala Sekolahku

Hand-out: Robi Kurniawan
Batam-Bengkong. "Bagaimana perasaan kamu lulus UN tahun ini, nak?". "wah saya senang sekali pak". "Apakah ada niat mau melanjutkan ke perguruan tinggi". "saya lebih suka bekerja dulu dan masih bingung memilih kuliah yang bagus". " mau kemana sekarang, nak?". "saya mau ke sekolah pak, mau memberikan bingkisan ini untuk wali kelas saya pak", ujar si anak dengan berlalu sambil membawa bingkisan lumayan mewah..

Itulah salah satu petikan wawancara MPB kepada salah satu anak yang termasuk lulus 100 % di suatu sekolah di batam. Hal yang sangat menarik bagi penulis adalah ketika si anak mau memberikan bingkisan kepada wali kelasnya menurutnya seolah wali kelasnya telah berjasa membuat dia lulus dari serangan maut UN.

Minggu, 27 Mei 2012

Guru dan Problem Pendidikan

Batam-TPG. TERKEJUT dan kaget. Ungkapan ini mungkin tepat untuk menggambarkan berapa terhentaknya kita semua mendengar laporan Sekretaris Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP) yang disampaikan pada acara Konferensi Nasional Matematika XIII dan Kongres Himpunan Matematika Indonesia yang diselenggarakan Unnes Semarang. Saat itu Sekretaris BNSP mengatakan bahwa secara nasional jumlah guru SD yang tidak layak mengajar mencapai 609.217 orang atau sekitar 49,3% dari tenaga pendidik yang ada di Indonesia.

Apabila kita mencoba melakukan refleksi mendalam, kita temukan berbagai persoalan muncul silih berganti melanda dunia pendidikan nasional kita, baik yang berskala mikro maupun yang makro.

Gaji Rendah, Guru Resah


Hand out : Robi Kurniawan
Batam. "Hampir 15 tahun saya mengajar di sekolah ini tapi kesejahteraan hanya begitu saja tidak ada perubahan. Meskipun yang lain pada naik semua sekolah kami masih stanby mempertahankan status quonya. Sementara di sisi lain pemerintah sibuk mengurus guru PNS dan gaji yang konon sampai gaji 12 dan berlomba pengebirian hak-hak guru swasta.Apa guru di swasta tidak boleh sejahtera ya atau menikmati kehidupan yang layak?".

Sabtu, 26 Mei 2012

Euforia Kelulusan, Perlukah?

By Robi Kurniawan

Senang, bahagia dan terharu adalah sikap lumrah dalam hidup ini. Karena hasil puncak yang dicapai setelah perjalanan panjang yaitu keberhasilan. Dan keberhasilan itu akan berarti jika dirayakan bahkan dipestakan. Euforia adalah manifestasi keberhasilan sehingga banyak orang melakukan berbagai cara dan mungkin menyalahi norma-norma agama demi merayakan keberhasilan itu. Inilah yang sedang menjangkit di tengah generasi kita saat ini. Khususnya di kalangan anak didik. Ketika pengumuman kelulusan UN disampaikan dan nama-nama dibacakan saat itu juga dunia dan isinya rasa milik dia. Tanpa pikir panjang longmarch alias konvoipun berkumandang sambil melantunkan yel-yel kelulusan sehingga jalan raya macet seolah segerombolan gembalaan domba sedang melintas. Bahkan bubuhan tanda tangan dan semprotan cat pilot di baju seragam yang masih layak pakai pun menjadi korban